June 23

Membangun Keluarga yang Sehat Secara Fisik dan Emosional

0  comments

Memiliki keluarga yang sehat secara fisik dan emosional pastilah menjadi harapan seluruh keluarga di dunia. Pastinya keluarga sehat ini nggak hanya dibangun oleh peran parents saja, tapi juga anak‚Äďanak. 

Keluarga jadi lingkup pertama seorang anak dalam bertumbuh dan berkembang. Peran keluarga juga bisa membantu mengurangi tingkat kecemasan dan meredakan faktor pembentuk stres pada seseorang, loh parents!

Keluarga yang hubungannya sehat, mampu memberikan dampak positif kepada masing-masing anggotanya. Selain itu juga, keluarga yang memiliki hubungan baik mampu membentuk keterikatan dan perasaan cinta yang berbeda, yang tidak didapatkan dari tempat lain. 

Tapi ketika hubungan keluarganya tidak sehat, tiap anggota keluarga akan merasa tidak mendapatkan dukungan satu sama lain. Hubungan antar anggotanya juga cenderung mengalami kerenggangan dan memiliki peran risiko stres lebih tinggi. 

Sebuah penelitian juga menjelaskan bahwa terdapat 10-30% anak, hidup dalam lingkungan keluarga dengan kesehatan dan kesejahteraan yang terancam. Nah kalau sudah begini apa sih yang bisa parents lakukan sebagai metode yang pas dalam membangun keluarga yang sehat? Yuk simak tipsnya di bawah ini. 

Apa yang Membuat Hubungan Keluarga Sehat? 

Secara umum, setiap anak pasti akan membutuhkan sosok keluarga yang utuh sebagai orang-orang yang mendukung secara fisik dan emosional. Dengan kehadiran keluarga yang utuh, anak pasti akan selalu merasa bahwa hidupnya telah lengkap. 

Nah parents, berdasarkan penelitian dari Jurnal Ilmu Psikologi, keluarga yang sehat secara emosional memiliki enam karakter utama, yaitu apresiasi dan afeksi, komitmen, komunikasi yang positif, waktu bersama, kemampuan bertahan yang baik, dan pemahaman spiritual. 

Sekarang kita bahas satu-satu yuk tiap karakternya:

1. Apresiasi dan afeksi 

Karakter yang pertama adalah apresiasi dan afeksi nih, parents. Keluarga yang memiliki hubungan yang sehat, akan selalu mendukung setiap anggota keluarganya dalam keadaan apapun. 

Hal itu termasuk ke dalam bentuk apresiasi yang diberikan anggota keluarga. Selain itu juga bentuk afeksi juga bisa berupa gestur menenangkan dengan memegang tangan, mengusap bahu, dan memberikan pelukan yang hangat. 

2. Komitmen 

Keluarga yang memiliki hubungan yang sehat, juga akan sangat loyal antar anggotanya dan juga memiliki komitmen yang baik. Mereka memiliki kemudahan dalam mempercayai anggotanya satu sama lain. Selain itu, antar anggotanya juga sangat mudah mengambil keputusan bersama. 

3. Komunikasi yang positif 

Keluarga yang memiliki hubungan yang sehat, terbiasa untuk melakukan hal bersama. Seperti makan bareng, diskusi malam bareng, dan sharing soal apa yang terjadi dalam hidupnya. Lebih lanjutnya, keluarga ini akan jauh dari yang namanya emotional-abuse.

4. Waktu bersama 

Menjadi keluarga yang utuh dan menikmati banyak waktu bersama, adalah salah satu tujuan keluarga yang memiliki hubungan yang sehat. Keluarga ini juga akan senang berbagi terkait ketertarikannya dan minatnya. 

5. Memiliki kemampuan coping stress yang baik 

Resiliensi adalah karakter utama dalam keluarga yang memiliki hubungan sehat. Bagi sebagian orang, menghadapi stres adalah sebuah tantangan yang berat untuk dilalui. Tetapi pada keluarga yang memiliki hubungan yang sehat, mereka akan saling mendukung satu sama lain. Mereka akan memaksimalkan sesuatu yang baik sekalipun dalam keadaan buruk. Sehingga hal ini mengafirmasi satu keluarga untuk terus bertahan dimasa-masa sulitnya. 

6. Pemahaman spiritual yang baik

Keluarga ini juga memiliki pemahaman spiritual yang baik. Sehingga keluarga juga memiliki nilai moral yang baik dalam menyusun harapan dimasa depan. Keluarga ini juga menekankan rasa syukur yang tinggi, atas kebaikan yang diterima masing-masing anggota keluarga. 

Baca juga: 8 Alasan Pentingnya Mengenali Emosi pada Anak

Pastinya saat membangun keluarga yang sehat, tidak hanya dari sisi emosionalnya saja kan parents… Tetapi juga dari sisi fisiknya juga, supaya seimbang.

Nah, dalam membangun keluarga yang sehat secara fisik ada beberapa hal yang bisa parents lakukan nih. Salah satunya adalah mengajak anggota keluarga yang lain untuk olahraga bersama. Ada beberapa tips olahraga ringan yang bisa parents lakukan nih, simak di bawah ini ya parents:

1. Jalan-jalan keliling perumahan bersama anak-anak

Aktivitas ini adalah hal yang paling mudah dan simple untuk dilakukan nih parents. Parents bisa mulai ajak anak-anak melakukan aktivitas ini setiap weekend loh, di pagi hari.

Supaya kegiatan ini jadi menyenangkan, parents bisa kasih reward untuk anak-anak. Reward ini bisa berupa jajanan ringan.

2. Ajak anak-anak dan pasangan Anda melakukan kegiatan yang mengeluarkan banyak energi

Berikutnya parents bisa ajak anak dan pasangan Anda untuk melakukan kegiatan-kegiatan mengasyikkan yang juga bisa jadi aktivitas fisik. Seperti pergi dan berkeliling di dalam mall.

Bisa juga dengan mengajak anak melakukan aktivitas yang disukainya, tetapi melibatkan aktivitas outdoor. Seperti ketika anak suka menggambar, parents bisa ajak anak untuk menggambar lingkungan di sekitarnya lewat pengamatan anak.

3. Pergi ke pusat kebugaran bersama

Pergi ke pusat kebugaran atau gym bareng keluarga, pastinya bagi sebagian parents tidak terpikir hal ini kan? Nah, pergi ke gym bisa bareng keluarga bisa banget loh jadi To Do List parents berikutnya bersama pasangan.

Selain gym bisa juga pergi ke tempat renang bersama anak dan pasangan. Karena anak-anak biasanya senang sekali bermain air. Nah pergi renang bisa jadi aktivitas olahraga yang menjajikan nih parents.

Credit References :

https://www.verywellmind.com/

https://www.brighthorizons.com/family-resources/fitness-for-the-whole-family


Tags


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

Subscribe to our newsletter now!